Jumat, 06 Desember 2013

PERKEMBANGBIAKAN PADA TUMBUHAN SECARA GENERATIF

  • Perkembangbiakan secara generatif
Perkembangbiakan secara generatif
Perkembangbiakan secara generatif atau disebut juga perkembangbiakan secara kawin adalah peristiwa terbentuknya individu baru yang di dahului oleh pembuahan (fertilisasi). Pembuahan adalah peleburan antara sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina. Hasil dari peleburan tersebut berupa zigot.

Organisme yang berkembangbiak secara kawin (generatif) meliputi berbagai jenis vertebrata (ikan, katak, reptil, burung dan mamalia) dan avertebrata, seperti cacing tanah, lebah, rayap, udang, dan sebagainya. Perkembangbiakan secara generatif biasanya melibatkan dua induk. Oleh karena itu, sifat keturunan hasil perkembangbiakan tersebut merupakan gabungan dari sifat kedua induknya, sehingga dapat bervariasi.

Selain berkembang biak secara generatif atau vegetatif saja, ada sebagian makhluk hidup berkembang biak secara keduanya. Perkembangbiakan dengan cara generatif dan vegetatif amat jarang terjadi pada hewan. Namun, pada beberapa jenis tumbuhan dapat terjadi dengan kedua cara tersebut, misalnya lumut dan tumbuhan hijau.

Beberapa contoh makhluk hidup yang dapat melakukan perkembangbiakan dengan cara generatif dan vegetatif sebagai berikut:
1.    Hydra; secara generatif dengan membentuk ovarium dan testis, secara vegetatif dapat membentuk tunas.
2.   Lumut dan tumbuhan paku; secara generatif dengan membentuk sperma dan ovum, secara vegetatif dengan membentuk spora.
3.   Tumbuhan biji (mangga, jambu, dan jeruk) secara generatif dengan membentuk biji dan secaravegetatif dengan cangkok.

tumbuhan paku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar